15.12.09

Distract



Happiness in intelegent people is the rarest thing I know. (Ernest Hemingway)
---
Bagi yang belum kenal dengan saya secara pribadi, tentulah menganggap bahwa saya ini tipe laki-laki yang akan lantang bilang "ai lop yu" atau romantis-romantisan setiap hari.
Mungkin beberapa malah berpikir untuk segera ketik Reg spasi Deni untuk tanya ke saya soal perihal cinta.
Maka marilah kita nyanyi lagu Ruth Sahanaya yang judulnya Keliru.
Karena sepertinya saya ini meninggalkan kesan yang salah.
Anda semua telah tertipu.

Saya, ini tipe orang yang susah bilang sayang, cinta, dan lain sebagainya.
Saya bukan orang yang bisa tersenyum manis tiap hari.
Saya jarang sekali romantis-romantisan.
Dan ya, perempuan yang saya puja itu tidak tahu keberadaan blog ini.
Ini ruang bebas di hidup saya.
Tempat saya akhirnya bisa merayu, melafalkan cinta, sedikit rendevouz dengan para mantan, dan mengumpat.

Tanya Bee, Tanya Ve, Tanya Sandra..
Mustahil mereka bilang saya manis.

Sari menganalisa, bahwa saya ini tipe orang yang selalunya kena syndrom pandangan pertama dalam hal cinta.
Sepertinya benar. Saya bahkan yakin 80% itu benar.
Pertama kali saya lihat Miss.S, saya merasa sudah dipanah asmara *akibat tidak sengaja mendengarkan terlalu banyak lagu melayu.
Maka, sebelum besok saya akan memberikan kepercayaan kepadanya, dengan meninggalkannya sendiri di kota ini tanpa pengawasan dari saya *ceileh,... karena saya harus keluar kota, dan enno berkata 3 hari adalah waktu yang cukup untuk flirting dengan para dokter dan pasien, maka marilah kita flashback sejenak, tentang penderitaan cinta saya.

Pertama, saya kenalan dengan Miss.S sekitar jam 3 sore kalo gak salah. Sekitar 20 menit selanjutnya sejalan balik saya ke kamar saya, saya berdoa *yes, berdoa. yes, i do have a religion, and no, saya gak nyembah pohon. Saya berdoa, supaya Tuhan kasih dia untuk saya. ANEH.

Kedua, saya sudah berusaha 'mendekati' dia selama 3-4 bulan. Hasilnya?? nonsense. Dia malah makin berpikir bahwa saya playboy cap kayu putih. Lalu, apakah saya diam saja?? Tentu tidak, kan saya minum combantrin. PSYCHOTIC.

Ketiga, setelah saya sukses ngajak dia nonton pertama kali. Ternyata itu adalah wisata keluarga. Jadi begini posisi duduknya.
Tante sandra-Miss S-ponakan A-ponakan B-Sepupu C- Ponakan D- Saya.
Padahal saya udah siapkan mental buat gandeng dia.TRAGIC.

Jadi bang, apa inti dari blog ini ?
Intinya adalah saya berpikir bahwa apa yang dikatakan Patkay adalah yang paling tepat.
Intinya adalah saya sudah parno tentang apa kata Eno tadi.
dan ya.
Intinya semua ini sebenarnya telah terangkum dan tertulis di kaca belakang angkot yang nyalip saya dari kiri tadi pagi.
: Demi Kau dan Si Buah Hati.
---
quote from chat with bee :
kodok : bee, what makes you likes me?
bee : you're likeable
bee:  smart also funny

14.12.09

Vesuvius


Let us be grateful to people who makes us happy, they are the charming gardeners who make our souls blossoms. (marcel proust).
---
Saya, manusia yang mudah-mudahan baik, tumbuh di tengah orang-orang baik, dan saya beruntung menjadi orang yang masih bisa bersyukur ditengah apapun yang menghambat dan melancarkan saya.
Saya mengenal orang-orang yang baik, yang tumbuh dengan konflik dan pergulatan yang tidak mudah, yang tumbuh dibawah pengaruh orang-orang yang tidak baik, dan tetap menjadi baik karena itulah pilihannya.
Tentu saja, saya juga tahu, dan jarang mau kenal, dengan orang-orang tidak baik, yang beruntung tumbuh dengan lingkungan hebat, dibawah pengaruh orang baik dan buruk, dan memilih untuk menjadi buruk.
Saya pikir itu konyol.
Untuk menjadi orang buruk yang tumbuh dibawah asupan kebaikan.

Saya menyadari bahwa manusia itu penuh dengan keterbatasan, dan tentu, toleransi.
Tidak ada manusia super. Itu hanya ciptaan marvel. Saya tau betul, karena saya pernah digosipkan, bahkan sebelum saya lahir, sebagai Denny manusia ikan. Dan ya, saya punya komiknya, 1 edisi saja.

Menarik.
Melihat bagaimana dunia ini tumbuh, tiap harinya dengan cerita-cerita berbeda.
Siapa bilang hidup membosankan.


Memahami bahwa anak jaman sekarang tumbuh dengan edisi Sponge Bob dan situs dewasa youp*rn, bukankah seharusnya sekarang mereka yang merasa merupakan Orang Tua, bercermin 10 menit lebih lama tiap paginya?
Melihat dan memeriksa, apakah mereka layak ditiru, dituruti, dibenarkan, diikuti, dan dipanut.

Perdebatan, membentuk opini publik, mencari pembenaran, bahkan mungkin..
Bertarung, tawuran, bawa parang sambil lari-lari pake helm, membakar foto, meludahi foto,
Begitukah caranya jadi orang tua?

Saya tumbuh dengan bantuan buku. Buku bekas karangan Enid Blyton yang tiap 2 minggu sekali, setiap hari Sabtu sore selalu saya buru dengan ayah saya di tempat loak.

Apa yang saya inginkan adalah, kelak, anak saya, tidak tumbuh di bangsa yang pemarah.
Bangsa yang emosinya meledak meletup, seperti gunung Vesuvius.
Bangsa yang bolehlah dikatakan tidak tahu diri. Sudah tahu masih taraf "negara berkembang" tapi pamernya setengah mati. Tapi malesnya setengah mati. Tapi korupnya setengah mati.
Malulah sama Korea, merdekanya aja tahunnya sama.
Atau sekalian, tutuplah muka kalau bertemu dengan orang Afrika selatan.
Miss World, World Cup. dan majunya Johannesburg.

Tanda tanya besar kalau Indonesia, yang katanya bukan lautan tapi kolam susu ini kere terus.
PLN nya kacrut, layanan publik semrawut, jalanan rasanya minta nyawa tiap hari.
Pancasila tapi masih ada sebutan anak cina, anak batak, dan orang masih milih ngemis daripada jadi kuli junjung di pasar.

Ya, bangsa yang pemarah toh memang mungkin dianggap Tuhan tidak layak untuk diberi berkat.
Jadi ya, ibarat keluarga pemarah yang bapaknya preman dan ibunya tukang hutang.
Tuhan masih menyimpan restu, menyimpan berkat. Sampai kita jadi orang yang bisa mengasihi sesama.
Yang bisa menghargai sesama. Yang bisa mengambil hatinya Tuhan untuk sayang sama kita.

Pertanyaannya:
sampai kapan?
sampai saya mati? sampai anak saya mati?

11.12.09

Is it Fun?? *curious look.


 
so, is it fun??
*me with my curious look.

10.12.09

Wacko


 
 


and that is why i'm so cool..
cause even moby know my name. *LOL


yeah i know. i know.
ini adalah ekspresi senang,
karena sandra tlah tiba.
uhuy.
---
jangan dibata ya gan!! hahaha


7.12.09

Always


D : gap, dia bilang aku ini gabungan casanova dan al capone. *sigh.
R : kapan dia bilang?
D : waktu kuajak keluar kemaren.
R : jadi dia gak mau kau ajak jalan?
D : ho oh. sebenernya bagus juga itu, karena kalo dia udah mau malah aku kecewa.
R : dasar aneh!
(percakapan melalui YM, dikirim kembali kepada saya tadi siang, oleh seorang teman yang selalu saya repoti dengan konsultasi seputar wanita)

---

Ya!
saya sedang jatuh cinta, kepada dia-, gadis cantik keponakan ibu kos yang sedang memegang sapu bergagang kuning, lalu lalang di beranda persis di bawah balkon kamar saya.
Tadi sore saya paksa dia kenalan. Saya tarik tangannya di bordes menuju lantai 2.

Setelah itu dia selalu menghindari saya. Saya jadi penasaran.

itu terjadi di bulan Maret 2007 kalau saya tidak salah ingat.
Sejak itu, setiap hari saya coba ajak dia bicara, keluar, nonton, dan sebagainya.
Dan. Ya! dia selalu menolak.
Rasanya seperti 50first dates.

Dia bilang ke semua orang yang saya kongkalikong-in untuk jadi matchmaker saya,
bahwa saya ini gabungan Casanova dan Al Capone. Entah darimana asalnya.
Dia, gadis pemberang, suka ngomel, gila kebersihan, pintar, alim, dan tergila-gila anak kecil.
Menarik!

Gadis itu sekarang sedang pulang kampung, mengunjungi ibu bapaknya.
Dan sayapun jadi sepi, tidak ada lagi yang bisa saya bikin jengkel, saya kata-katain pendek, saya gemes gemesin, saya gangguin kalo lagi serius baca jurnal kesehatan.
Wih. Gak enak rasanya hari ini.

Gadis itu sampai sekarang masih saja menganggap saya campuran Casanova dan Al Capone.


Akhirnya dia kemarin mengakui sesuatu.

Dia bilang : dulu aku takut sama kamu.habis kamu keliatan playboy dan bandel. Tante yang paksa supaya aku kenal kamu lebih jauh.
Pengen rasanya saya beli sesuatu untuk tantenya, bika ambon mungkin?? *LOL

Gadis itu, entah kenapa, membuat saya selalu merasa aneh di ulu hati saya setiap kali membayangkan dia.
Deg-deg an, dan sedikit berdesir desir tak tentu.

Minggu, 6 Desember, Stasiun kereta api.
Peluit kereta berbunyi, petugas peron mulai memberi aba-aba bagi penumpang untuk segera naik.
Saya mulai jalan keluar, kereta masih diam.
Diluar kereta, di seberang jalur, saya masih melihat dia duduk disamping jendela. Manis.
Saya telpon dia. Saya bilang hati hati. Jangan ketiduran.
Dia bilang iya, dia bilang saya jangan telat telat makan terus. nanti gak gendut lagi.
Lalu dia tanya.
: do you love me?
; yes.
: still love me after all this time?
; always, like the first time.

keretanya jalan. saya ikut jalan searah kereta. telepon saya tutup.
dan dia dadah. sambil sesekali mengelap pipi.
dan saat itu saya tahu.
Dia dan saya. Bagaimanapun akan saya perjuangkan.
---
Biasalah si denny lagi ditinggal sandra, gak ada kerjaan, terus melo meloan deh karena laper tapi gak selera makan. hahaha....

3.12.09

No Offense!


A man without a dream is empty- DS.
---
Kali ini saya ceritakan tentang seorang teman, perempuan, lajang, mature, dan baru saja lulus tes di salah satu instansi kenamaan negeri kita.
Ceritanya tentang dia yang selalu merasa menjadi orang yang berlaku 'out of the box'.
and yes, damn it, i think that she is cool because of that.

People change, indeed, man and women are the most easiest chance of conflict interuption.


Semua akan jadi ribet kalo udah urusannya nyangkut ke hati, perasaan, dan apa yang namanya cinta-cinta-an.
Dan satu hal lagi, saya yakin seyakin yakinnya bahwa semua mau jadi orang yang diharapkan oleh orang yang kita ingini hatinya. orang yang kita bayangkan, dan tiba-tiba jantung kita deg deg an.

Menurut saya, akan menjadi sangatlah keren apabila seorang perempuan bisa teguh berprinsip dan mandiri.
Karena toh dalam berbagai negara, perempuan menjadi lead dalam suatu keluarga.
Then it means, mereka harus bisa lebih segalanya dari laki-laki.
Kita, sebagai laki-laki juga tidak semestinya jadi aneh melihat perempuan yang demikian.
Karena bukankah perempuan itu kita puja dan empunya tulang rusuk kita?

Menjadi feminis, menjadi out of the box, menjadi apapun.
Mestinya dihargai.

Karena tiap manusia itu unik. Punya warnanya sendiri.
Kalo semua sama, maka kita ini barang pabrikan, murahan.
Wake up man. Kita ini barang butik special designed by God.

Saya menulis ini sebenarnya hanya mengungkapkan uneg-uneg saya tentang orang yang pikirannya sempit.
Orang yang tidak bisa menerima keberadaan orang lain yang "agaknya beda" dari dirinya.
Bukan semua yang ada di diri anda adalah yang terbaik!.

Menghargai bagaimanapun orang lain itu penting.
Artinya anda menghargai kehidupan.
Karena kita toh orang beragama? Punya Tuhan? Tau kan kalau Tuhan menciptakan manusia satu dengan yang lain itu berbeda? Jadi apa masalah anda?

Maaf, saya cuma gak respek sama orang yang terlalu konservatif. Yang Egois. Yang Sok.

Dan untuk orang-orang yang dengan 'legowo' dan 'bodo' mengalah dengan orang yang demikian,
saya ucapkan selamat, karena anda telah memupuk SuperEgo yang baru.
Mungkin nanti bisa jadi gantinya Hitler.

Well, sudah dulu ah,
mau cek tensi.
---

Prinsip itu penting.
Btw, peradaban manusia juga bisa sampai ke tahap ini karena orang-orang yang out of the box.

2.12.09

Fall Hopelessly

 
I want to wear your sweatshirt to bed, watch scary movies with you, talk on the phone until sunrise, sneak out at night to look at the stars with you, play your favorite video game, make you watch chick flicks (what???), kiss you in the rain, go on walks with you, built a fort and have a snowball fight, sit in front of the fireplace and talk about life.
I want to fall hopelessly with you. - Perfect Girl to have.
---
Kira-kira mulai hari senin kemarin. Perspektif saya sedikit bergeser.
Kira-kira 15 derajat ke kanan.
Jadi jangan heran kepala saya sekarang terlihat miring.

Sebabnya adalah Tuesday with Morrie.
Itu judul buku, dari Mitch Albrom. One of the best.
You guys should read.

Sejujurnya, buku ini membuka mata saya, tentang apa yang terjadi di sekeliling saya.
Bagaimana saya harusnya lebih bisa bersyukur, sabar, live a day like that would be the last day in my life.
Apa yang terjadi dengan saya belakangan ini. Sepertinya kendalinya berubah.
Saya, berubah jadi orang yang sangat money oriented. Time is money. Time is work.
Less time for her, less time for the bunch family, even less time for me, and you foaks.
Saya jadi predator.

Sandra mempelajari hal baru, tadi pagi dia bilang ke saya,
bahwa sekarang dia akan lebih sering bisikin kuping kanan saya.
Alasannya, karena katanya, apa yang didengar oleh kuping kanan, akan langsung terproses ke otak.memorable, sedang kuping kiri cenderung lebih relax, dan lebih ease terhadap tetek bengeknya dunia.

Sabtu Minggu selalu diisi dengan mondar mandir kesana kemari.
Bantuin dia prepare semuanya. Ngeliatin dia bolak balik ganti baju, fitting, coba-coba aksesoris.
Heran ya, dia kok gak capek-capek. hahaha...
Saya aja fitting sekali rasanya dah capek.
Mungkin sandra pasang alkaline ya di balik bajunya. *manggut-manggut gaya sok mikir.

Dan bisa ditebak, saya merasa sungguh suntuk. Ngurus ini itu seperti tak selesai-selesai.
Akhirnya saya jadi marah.
dan ya, saya bertingkah egois. Tentu, saya bodoh.

Things that happen was beyond my expectation.
Bukannya berantem, dan jadi sparing partner saya cemberutan sepanjang hari.
Sandra justru pijit-pijit belakang kepala saya. It feels like heaven. You guys should have one. hoho.

Apa yang saya mau bilang adalah bahwa saya sadar sekarang, i have no forever.
NO NO NO.
Who says i can have forever with her?
i have a very limited time, begitu juga dia.
dan saya gak mau sia sia kan waktu saya yang non rechargeable itu dengan tidak menghargai semua yang sudah kami jalani dan capai sampai saat ini.

For once in my life.
I ask her to sneak out during the fitting.
just to kiss her.
and say, how i love her.
---
yep, behind those curtain.

*editan jam 2 sore : alamak baru ingat hari ini bapakku ultah.!!! *anak semprul..!!!

28.11.09

Uhuy!


And the things about people who mean everything they say, They think everyone else does too. -Khaled Hosseini.
---

Siapa bilang saya ini orang waras?
Kalau waras gak akan nyetir mobil sambil makan donat, masih lagi sambil nelpon. Itu cari mati kan.
Padahal tujuan utama manusia hidup bukannya mati? Loh kamu kok ngeyel.
Nah lihat sendiri kan, bahkan pikiran saya sendiri saja gak mau kompakan sama saya.
Dan, ya, saya merasa tersinggung kepada pikiran saya yang kudeta itu.

Hari Rabu, saya merasa linglung,
Kamis, mendadak segar, lalu capek sekali.
Jumat, saya aman, enggak dikurbankan.
Sabtu, rencananya mau bantuin sapi dan kambing biar kabur, tapi nanti dikeroyok massa.
Dilematik.

Sinkronisasi, tune up, spooring, dan balancing.
Kayanya saya perlu itu semua.
Limbung rasanya.

Sepertinya otak saya sedang hobi mikir berbagai topik yang gak penting,
misal, kenapa mangga gak ada rambutnya, dan rambutan enggak berwarna ungu?
bagaimana jadinya kalau semua umat didunia ngupil bersama? lompat bersama? atau putusin pacar bersama?
apakah yang akan terjadi?
Bukankah sesuatu yang massal itu selalu gempita?

Saya, memang bukan superman, batman, atau robin.
Tapi jelas, saya lebih pinter dari mereka, orang saya pake celana dalem di dalem.

Sebenarnya tujuan saya membuat postingan ini adalah untuk mereflesikan *tsaaahh... apa yang ada di dalam kekacauan pikiran saya.
1001 topik mulai dari anggodo, angkoro, sampai permasalahan kenapa sate ayam semalam lontongnya sedikit masih mengganjal di pikiran saya.
Dan pertanyaan terbesarnya adalah : Apakah nanti saya kebagian sate kambing?

Ahh,,
sudahlah, intinya saya mau mengucapkan selamat Idul Adha untuk yang merayakan,
dan ikut berduka sedalam-dalamnya kepada kerabat-kerabat sapi,kerbau,lembu,dan kambing.
Rest in Peace guys.
ciao.

Kodok-lagi-kumat